Serang – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak akan mengoperasikan 26 kapal roro dari 30 kapal roro yang ada dan 20 kapal cepat dalam menghadapi arus mudi Lebaran tahun 2008. Empat kapal roro akan berstatus siaga untuk mengantisipasi keadaan darurat maupun ledakan arus mudik yang akan menyeberang dari Merak (Banten) ke Bakauhuni.
“Saat ini 4 kapal tersebut dalam keadaan 2 doking dan 2 rusak. Namun keempatnya, bisa digunakan ketika keadaan darurat,” kata Teja Suparna, Kepala Cabang Utama PT ASDP Merak seusai rapat koordinasi arus mudik di Pemprov Banten, Senin (15/9).
Meski hanya mengoperasikan 26 kapal, pihaknya meyakini kebutuhan akan penyeberangan manusia dan kendaraan akan terpenuhi. “Kami akan mengoptimalkan pengoperasian kapal yang ada untuk mengangkut para pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera,” katanya.
Dia mengamukakan, pada hari biasa, kapal-kapal di Merak yang menyebrang ke Bakauheni, Lampung sebanyak 74 trip per hari, “Untuk angkutan mudik ini kami harapkan dapat mengangkut hingga 96 trip sehari,” ujarnya.
Menejer Operasional PT ASDP Merak Endin Djuhaendi menambahkan, pada tujuh hari sebelum Lebaran (H-7) seluruh dermaga akan dioperasikan, “Termasuk dermaga khusus sepeda motor,”katanya.
Pelabuhan Penyebrangan Merak terdapat empat dermaga. Menurut rencana dermaga empat pada tahun ini akan dioperasikan khusus untuk pemudik sepeda motor. Selain itu, pihak ASDP akan menambah jumlah loket pembelian tiket agar tidak terjadi antrean pada gerbang masuk.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Banten Harry Parwanto mengungkapkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada musim mudik tahun ini menyebar sebanyak 65 posko yang dilengkapi 702 personil tetap yang melibatkan aparat kepolisian, TNI, Basarnas, Aparat Dinas Perhubungan Provinsi/Kabupaten/Kota, RAFI/ORARI dan Pramuka.
Sementara itu, antisipasi jalur darat, disiagakan posko terpadu provinsi yang lokasinya berada di kawasan Pelabuhan Merak. selain itu disiagakan pula posko pelaksana utama meliputi Posko Terminal Merak, Posko Terminal Porisplawad, Posko Terminal Pakupatan, Posko Stasiun Kereta Api (KA) Rangkasbitung, Posko Pelabuhan Penyeberangan Merak dan Posko Bandara Soekarno-Hatta (Soeta).
“Untuk Posko Pelaksana Pembantu meliputi, Posko Terminal Tarogong Kecamatan Labuan, Posko Terminal Kaduagung, Posko Terminal Balaraja, Posko stasiun KA Merak, Posko Stasiun KA Serang, Posko stasiun KA Tangerang dan Posko Pelabuhan Ciwandan,” katanya.
Berdasarkan data Dishubkominfo Banten, jumlah pemudik melalui Merak pada puncaknya akan meningkat. Jumlah penumpang pada tahun 2007 lalu mencapai 111.788 orang. Pada tahun ini diperkirakan menjadi 117.378 atau naik 5 persen.
Kendaraan roda dua pada tahun lalu 12.659, sedang pada tahun ini diperkirakan naik 20 persen atau sekitar 15.191 unit. Kendaraan roda empat juga diprediksi naik 10 persen, dari 6.970 menjadi 7.667. sedangkan moda transportasi Bus umum akan naik 5 persen, dari 668 menjadi 701kendaraan. g
DIarsipkan di bawah: Sosial | Ditandai: arus mudik, Lebaran