TAK ada pembatas berpikir, tak khawatir disensor atas pemikiran yang dituangkan dalam tulisan, tak ada lagi tak bisa dilansir karena kepentingan perusahaan dan tak ada lagi karena batasan ruang yang disediakan di media cetak. Semuanya ditumpahkan dalam bahasa yang begitu saja mengalir dari sesuatu yang tengah dipikirkan. Persoalan yang tengah dipikirkan atau melintas begitu saja, disajikan apa adanya dari seorang journalist, Iman Nur Rosyadi yang dilahirkan di Kota Serang, Provinsi Banten. Ya, nama Banten lebih dikenal dengan “Golok dan Jawara” ketimbang “Pena dan Tulisan”. Bacalah. Barangkali saja ada manfaatnya.
DIarsipkan di bawah: Sosial
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.